Rapat Panja Badan Anggaran DPR RI

Kebijakan PNBP
dan Subsidi Energi
RAPBN 2027

Mengoptimalkan penerimaan negara, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kualitas layanan untuk ketahanan fiskal Indonesia.

Jakarta · 2–3 September 2026
Target PNBP 2027517,41Rp triliun
Ketahanan fiskal
54,8%berasal dari SDA

Gambaran besar

Satu target, empat sumber utama

PNBP 2027 ditargetkan tumbuh moderat dengan Sumber Daya Alam tetap menjadi penopang terbesar.

Klik kartu untuk membuka grafik dan uraian lengkap

Kerangka pengelolaan

PNBP yang kuat, layanan yang lebih baik

Empat arah kebijakan menjadi fondasi optimalisasi penerimaan dan kualitas layanan publik.

01

Optimalisasi sumber pendapatan

Menggali potensi penerimaan secara akuntabel dengan tetap mendukung pembangunan berkelanjutan.

02

Tata kelola pemerintahan

Mendorong penyelenggaraan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

03

Dukungan kebijakan pemerintah

Memperkuat kesejahteraan, pertumbuhan, distribusi pendapatan, dan pelestarian lingkungan.

04

Layanan inklusif & berkualitas

Standardisasi, inovasi, digitalisasi, dan simplifikasi layanan publik.

Sumber daya alam

Nonmigas menjadi mesin pertumbuhan

153,47Rp T · target SDA nonmigas 8,1%

Komposisi target nonmigas 2027

Rp triliun
Minerba142,04 · +8,5%
Kehutanan6,39 · −3,4%
Panas bumi2,56 · −0,6%
Kelautan & perikanan2,47 · +33,1%

Sorotan kebijakan

Minerba tetap dominan

Kontribusi rata-rata sektor minerba mencapai 93,7% dari SDA nonmigas. Fokus 2027 diarahkan pada ekstensifikasi objek, pengawasan transaksi, serta integrasi e-PNBP dalam ekosistem SIMBARA.

Automatic Blocking SystemIntegrasi dataKepatuhan wajib bayar

PNBP Kementerian/Lembaga

Layanan publik sebagai penggerak

Enam K/L kontributor utama terus memperluas digitalisasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat tata kelola.

RAPBN 2027

Ketahanan fiskal yang tumbuh bersama kualitas layanan.

PNBP bukan sekadar angka penerimaan. Ia menjadi instrumen untuk menjaga sumber daya, memperbaiki layanan publik, dan mendukung agenda strategis nasional.